Tampilkan postingan dengan label Pengetahuan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pengetahuan. Tampilkan semua postingan
Pengertian Sikap mental
Sikap mental merupakan elemen paling dasar yang perlu dijamin untuk selalu dalam keadaan baik. Unsur ini yang menentukan apakah seseorang menjadi sosok yang tinggi budi ataukah seblikinya menjadi orang yang jahat dan culas. Itu sebabnya pembinaan sikap mental menjadi unsur terpenting dalam dunia kewirawastaan. Selain menghadirkan sifat-sifat baik alamiah seperti kejujuran dan ketulusan, sikap mental mencakup juga segi-segi positif dalam hal motivasi dan proaktivitas.
Orang yang bersikap mental baik akan selalu bekerja rajin tanpa harus diperintah, dan konsisten tanpa harus diawasi. Mereka juga selalu berinisiatif melakukan hal-hal positif dan selalu mempunyai motivasi kuat serta semangat yang mengebu-gebu dalam mencapai cita-cita.
Sikap mental juga amat menentukan keberhasilan seseorang. Harvard, sebuah intitusi di Amerika menyatakan bahwa keberhasilan orang-orang sukses di dunia ini, ternyata lebih banyak ditentukan oleh sikap mentalnya dibandingkan dengan peranan kemampuan teknis yang dimiliki. Dengan angka perbandingan adalah 85% sikap mental, 15 % kemampuan teknis.
Akan tetapi ironisnya, komposisi materi pendidikan yang diterapkan disekolah-sekolah menunjukan perbandingan yang sebaliknya yaitu 90 % pelajaran teknis dan 10% sikap mental. Sehingga pantaslah kalau banyak didapati manusia yang berpikir negatif dibanding orang yang berpikir positif, antusias dan percaya diri.
Pola Dasar Wirausaha
Sosok
wirausahawan yang ideal , menuntut nilai-nilai ke arah kualitas manusia yang
semapan mungkin. Kaitannya dengan
perpolitikan, mungkin selaras dengan dambaan hadirnya Manusia Indonesia
Seutuhnya. Maka dapat dikatakan bahwa
ilmu kewirausahaan/ kewiraswastaan adalah ilmu tentang penghidupan. Ilmu yang
akan membukakan pengertian tentang bagaimana seharusnya manusia meniti penghidupannya dan nilai-nilai
apa yang diperlukan untuk mencapai cita-cita hidup yang hakiki.
Untuk membina manusia
menjadi makluk yang berguna, tidak cukup hanya memberikan kecerdasan,
ketrampilan atau kepiawaian teknis saja. Prioritas mendasar adalah dengan membangun
sikap mental yang baik terlebih dahulu. Sebab, seperti pepatah
mengatakan, ilmu tanpa sikap mental menghasilkan kezaliman, sedangkan sikap
mental tanpa ilmu adalah kelemahan. Dua aspek ini harus hadir salling isi
mengisi, karena jika terjadi absen pada salah satunya, maka akan berdampak
buruk.
Struktur prioritas kewiraswastaan terdiri dari 4
(empat) lapisan. Lapisan terdalam merupakan inti (core), sedangkan 3 lapisan berikutnya merupakan pendukung yang
ideal untuk mencapai kesempurnaan prestasi. Struktur ini berlaku universal,
tidak hanya bagi mereka yang berkarir dijalur wiraswasta. Para pejabat,
karyawan, buruh, kaum-kaum profesional, dan siapapun seyogyanya memiliki pola
dasar ini.
Struktur nilai kewiraswastaan dimaksud terdiri dari elemen-elemen :
- Sikap
Mental (attitude)
- Kepemimpinan
atau kepeloporan (leadership)
- Ketatalaksanaan
(management)
- Keterampilan
(skill)
Pemikiran kewirausahaan, kreativitas, inovasi dan kewirausahaan
Kreativitas
adalah kemampuan untuk membuat kombinasi-kombinasi baru atau hubungan-hubungan
baru antar unsur, data, variabel yang sudah ada sebelumnya Kemampuan untuk
memecahkan suatu masalah dan memanfaatkan suatu peluang didasari oleh sifat
kreativitas dari para pengelolanya, yaitu kemampuan untuk menciptakan gagasan
baru dan menemukan cara baru dalam menyikapi masalah dan memanfaatkan peluang.
Sedangkan inovasi adalah kemampuan untuk menerapkan gagasan-gagasan baru atau
pemecahan kreatif terhadapberbagai masalah dan dalam memanfaatkan peluang. Pengertian
kreativitas dan inovasi secara singkat sering dianalaogkan : creativity – thinking new things,
innovations = doing new things.
Kreativitas tidak selalu dihasilkan dari
sesuatu yang tidak ada sering sekali merupakan perbaikan dari sesuatu yang
telah ada. Sering juga gagasan baru timbul secara kebetulan yang penting untuk
dipahami mengapa kreativitas dan inovasi tersebut merupakan cirri-ciri yang
melekat kepada wirausaha.
Seperti kita ketahui wirausaha merupakan sumber pemikiran kreatif dan
inovasi. Bagaimana alam pikiran seseorang wirausaha sehingga menjadi
sumber kreativitas dan inovasi?
1. Seorang wirausaha selalu mengimpikan
gagasan baru.
2. Selalu mencari peluang baru atau mencari
cara baru menciptakan peluang baru.
3.
Selalu berorientasi kepada tindakan.
4.
Seorang pemimpi besar, meskipun mimpinya tidak selalu
cepat direalisasikan.
5.
Tidak malu untuk memulai sesuatu, walau dari skala
kecil.
6.
Tidak pernah memikirkan untuk menyerah, selalu mencoba
lagi.
7.
Tidak pernah takut gagal.
Ditinjau dari aspek kreativitas dan
inovatif seorang wirausaha sering diidentifikasikan sebagai orang yang secara
sistematis menerapkan kreativitas / gagasan baru. Ada yang berpendapat bahwa sifat kreativitas
adalah sifat “bawaan” sehingga tidak dapat diajarkan kepada orang lain yang
tidak mempunyai sifat bawaan tersebut. Akan tetapi, kebanyakan para ahli
berpendapat bahwa pada dasarnya setiap orang adalah kreatif artinya setiap
orang dilahirkan membawa potensi sifat-sifat kreativitas, akan tetapi orang
menjadi tidak kreatif karena factor lingkungan dan kesalahan-kesalahan cara
berpikir. Kesalahan cara berpikir yang merupakan belenggu mental untuk berpikir
secara kreatif, antara lain :
a.
Selalu mempunyai jawaban yang benar, sehingga tidak
pernah menganggap bahwa ada kemungkinan beberapa jawaban yang benar.
b.
Memfokuskan berpikir secara logis, tetapi jika terlalu
memfokuskan kepada berpikir logis akan menghambat berpikir kreatif.
c.
Mentaati peraturan secara menyeluruh, sehingga
mematikan prakarsa-prakarsa.
d.
Spesialisasi berlebihan, sehingga tidak mengetahui
aspek lasin/bidang lain selain yang ditekuni.
e.
Takut dikatakan tidak kreatif atau bodoh, sehingga
tidak berani mengemukakan pendapat.
f. Takut berbuat salah dan gagal.
g.
Rasa rendah diri.
Arti Penting Wirausaha Dalam Pembangunan.
Wirausaha adalah seorang yang mandiri, yaitu orang yang memilki perusahaan sebagai sumber penghasilannya. Dengan perkataan lain ia tidak menggantungkan diri untuk penghasilannya kepada orang lain. Untuk mendirikan perusahaannya ia menghimpun sumber-sumber atau faktorproduksi dan menyusun organisasi perusahaan. Karena tindakan-tindakan itu mempunyai dampak pertama kepada dirinya sendiri, yaitu menciptakan lapangan kerja bagi diri dan penghasilan, kepada masyarakat dan pemerintah, yaitu menciptakan lapangan kerja bagi tenaga kerja yang lain serta penghasilan, mengerjakan sumber-sumber bahan baku yang belum digunakan sehingga menjadi bermanfaat bagi masyarakat, menciptakaan teknologi sehingga menambah akumulasi untuk untuk teknologiyang sudah ada dalam masyarakat, mendorong investasi di bidang-bidang lain, memperluas dasar oajak bagi pemerintah dan meningkatkan citra bagi suatu bangsa, sehingga secara keseluruhan mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.
Pengertian Kewirausahaan
Kewirausahaan adalah proses kemanusiaan
(human process) yang berkaitan dengan kreativitas dan inovasi dalam memahami
peluang, mengorganisasi sumber-sumber, mengelola sehingga peluang itu terwujud
menjadi suatu usaha yang mampu menghasilkan laba atau nilai untuk jangka waktu
yang lama. Definisi tersebut menitikberatkan kepada aspek kreativitas dan
inovasi, karena dengan sifat kreativitas dan inovatip seseorang dapat menemukan
peluang.
Kreativitas adalah kemampuan untuk membuat
kombinasi-kombinasi baru atau hubungan-hubungan baru antar unsur, data,
variabel yang sudah ada sebelumnya.
Ciri-ciri orang kreatif adalah :
a. Mandiri.
b. Terbuka
terhadap yang baru.
c. Percaya diri.
d.
Berani
mengambil resiko.
e. Melihat
sesuatu dengan tidak biasa.
f. Memiliki
rasa ingin tahu yang besar.
g. Dapat
menerima perbedaan.
h. Objektif
dalam berpikir dan bertindak.
Terdapat
beberapa contoh-contoh kreativitas,
yaitu :
a. Kreativitas ide
b. Kreativitas
material
c. Kreativitas spontan
d.
Kreativitas
kejadian
e. Kreativitas organisasi
f. Kreativitas hubungan
g. Kreativitas
dari hati.
Kegiatan
yang bersifat kewirausahaan misalnya
:
a. Menghasilkan
produk baru dengan cara baru pula.
b. Menemukan
peluang pasar baru dengan menghasilkan produk baru pula.
c. Mengkombinasikan
faktor-faktor produksi dengan cara baru.
d.
Mendukung budaya yang mendorong
eksperimen yang kreatif.
e. Mendorong perilaku eksperimen dll.
Terdapat
beberapa karakteristik dalam pola dasar kewirausahaan, diantaranya :
1. Sikap
mental.
2. Kepemimpinan.
3. Tata
laksana.
4.
Keterampilan.
PUSAT PENGAJIAN SAINS SEKITARAN DAN SUMBER ALAM
PUSAT PENGAJIAN SAINS SEKITARAN DAN SUMBER ALAM
Pengenalan
Malaysia merupakan salah sebuah negara bertuah yang memiliki khazanah sumber alam dan kepelbagaian biologi semulajadi yang terkaya di dunia. Penerokaan sumber ini perlu dimanfaatkan untuk kepentingan sosioekonomi dan pembangunan negara secara mapan. Menyedari hakikat ini, Pusat Pengajian Sains Sekitaran dan Sumber Alam menawarkan bidang kursus dan kajian yang menekankan penerapan asas keilmuan yang menggabungkan bidang-bidang utama sains sekitaran, geologi, biologi dan sains laut. Para pelajar didedahkan kepada pendekatan menyeluruh dan bersepadu gabungan bidang-bidang ilmu yang luas dan berbeza seperti sumber dan hasil bumi, semua jenis tumbuhan dan haiwan yang terdapat di dalam litosfera, biosfera, hidrosfera dan atmosfera. Tujahan utama adalah berhubung konsep saling-hubungan komponen penting dalam alam sekitar yang merangkumi spektrum luas pelbagai jenis ekosistem yang terdapat sebagai warisan negara dan aspek-aspek penting pengurusannya yang mengutamakan konsep pembangunan sejagat dan mesra alam dalam menangani cabaran kehidupan masa kini dan menjamin kesejahteraan generasi akan datang.
Objektif
• Mempunyai pengetahuan dan kemahiran terkini dalam bidang sains sekitaran dan sumber alam yang dipilih.
• Memahami dan mampu menggunakan kaedah dan pendekatan sains.
• Berkeupayaan mengintegrasi pengetahuan dan kemahiran dalam bidang yang dipilih ke dalam bidang sains yang lain.
• Mampu mengaplikasi pengetahuan dan kemahiran yang diperoleh dalam penerokaan dan pengurusan alam sekitar secara mapan.
• Berkeupayaan berfikir secara kritikal, kreatif dan inovatif.
• Mampu berkomunikasi, berkeupayaan dalam penulisan saintifik dan aplikasi teknologi maklumat.
• Memahami dan mampu menyelesaikan masalah kontemporari yang dihadapi oleh masyarakat dan alam sekitar.
Program Pengajian
Pusat Pengajian Sains Sekitaran dan Sumber Alam menawarkan program berikut:
• Program Biologi
• Program Geologi
• Program Sains Laut
• Program Sains Sekitaran
Langganan:
Postingan (Atom)